oleh

Banjir Cilegon 2026: Rendam Sekolah dan 500 KK, Ketua DPRD Desak Normalisasi Sungai

banner 468x60

CILEGON – Banjir kembali mengepung Kota Cilegon awal tahun ini. Hujan deras yang tak kunjung henti menyebabkan Sungai Cilegon meluap, merendam permukiman padat penduduk hingga fasilitas pendidikan di Kecamatan Jombang dan Cibeber, Senin (5/1/2026).

Ketua DPRD Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, yang meninjau langsung lokasi bencana, menyebut kondisi infrastruktur sungai menjadi biang kerok utama banjir kali ini.

banner 336x280

Sekolah dan Akses Jalan Lumpuh

Dalam sidaknya ke Lingkungan Kenanga, Kelurahan Masigit, Rizki menemukan aktivitas sekolah terganggu akibat genangan air yang mencapai lutut orang dewasa. Kondisi serupa terjadi di Lingkungan Kranggot, di mana akses jalan utama terputus oleh genangan air.

Baca Juga  Sungai Cimanceri Meluap: Ratusan Rumah di Parung Panjang Terjangkau Banjir, Warga Mulai Mengungsi

Sementara itu, dampak terparah dirasakan warga Lingkungan Karang Tengah, Kecamatan Cibeber. Di wilayah ini, air mencapai ketinggian pinggang orang dewasa dan melumpuhkan aktivitas sekitar 500 Kepala Keluarga (KK).

Ketua DPRD: Normalisasi Sungai Harga Mati

Usai menyisir titik-titik banjir, Rizki Khairul Ichwan menegaskan bahwa solusi taktis seperti penyedotan air saja tidak cukup. Ia mendesak eksekutif untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur sungai secara permanen.

“Sudah kami inventarisir semua persoalan penyebab banjir ini. Sungainya harus dinormalisasi dan TPT (Tembok Penahan Tanah) harus ditinggikan,” ujar Rizki.

Temuan ini akan segera ia bawa ke meja Wali Kota Cilegon, Robinsar, untuk memastikan anggaran dan pelaksanaan teknis penanggulangan banjir menjadi prioritas. “Langkah antisipasi harus segera dilakukan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya.

Di sela-sela tinjauan, politisi Golkar tersebut juga menyalurkan paket bantuan logistik berupa beras dan makanan instan bagi para korban banjir.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *