TANGERANG – Dalam upaya menjaga kelancaran pengairan sawah dan mencegah banjir, Paguyuban Solokan Bergerak bersama warga Desa Renged dan Desa Talok menggelar kerja bakti massal. Kegiatan sosial ini difokuskan pada pembersihan saluran irigasi di wilayah Kampung Solokan, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/1/2026).

Aksi gotong royong ini melibatkan warga RT 12 RW 04 Desa Renged dan RT 11 RW 03 Desa Talok. Warga setempat menyebut tradisi kerja bakti ini dengan istilah “Jurungan”, yakni sebuah kearifan lokal dalam merawat saluran air yang berfungsi ganda sebagai pembuangan limbah rumah tangga sekaligus urat nadi pengairan pertanian.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Renged, Wawan, beserta jajaran staf pemerintah desa. Kehadiran aparatur desa ini memberikan dukungan moral bagi warga yang antusias turun ke saluran air.

Tak hanya warga sipil, sejumlah organisasi lokal turut terjun langsung, di antaranya:

  • P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) Banyu Ki Jabar Renged: Memastikan distribusi air ke sawah tidak terhambat.

  • Karang Taruna Desa Renged: Menggerakkan pemuda untuk peduli lingkungan desa.

Tujuan utama dari kerja bakti ini adalah normalisasi saluran irigasi. Mengingat saat ini mulai memasuki persiapan musim tanam, kebersihan saluran menjadi kunci agar pasokan air ke sawah milik warga berjalan optimal.

“Kami berharap dengan adanya kerja bakti ini, saluran irigasi menjadi lebih bersih dan air bisa mengalir dengan lancar ke sawah warga. Ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga Desa Renged dan Desa Talok,” ungkap Bapak Sukardi, pengurus Paguyuban Solokan Bergerak.

Ketua Karang Taruna Desa Renged, Amiludin, menyatakan apresiasinya atas kekompakan warga dua desa tersebut. Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dipupuk di era modern ini.

“Kegiatan ini sangat positif. Selain lingkungan bersih, rasa kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga tumbuh kembali. Karang Taruna akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Amiludin.

Pemerintah Desa Renged berharap kegiatan “Jurungan” ini dapat menjadi agenda rutin. Selain demi kesejahteraan petani melalui pengairan yang baik, kebersihan saluran irigasi juga efektif mencegah penyumbatan yang kerap memicu banjir di pemukiman warga.