
SERANG – Aksi nekat dilakukan oleh seorang pria berinisial JL di tengah keramaian malam Idul Fitri di Pasar Jedogan, Kota Serang. Pelaku yang berpura-pura menjadi juru parkir liar diringkus personel Polsek Serang setelah kedapatan mencoba menggasak sepeda motor milik pengunjung pasar.
Kapolsek Serang, AKP Heri Wiyono, mengungkapkan bahwa JL tidak beraksi sendirian. Ia menjalankan aksinya bersama dua rekan lainnya dengan modus memanfaatkan situasi padatnya pengunjung di kawasan Pasar Lama dan Pasar Jedogan.
Modus Juru Parkir Liar
Para pelaku sengaja menyamar sebagai juru parkir untuk mengelabui pemilik kendaraan. Dengan rompi atau gaya layaknya petugas parkir, mereka mengincar motor yang terparkir di area yang kurang terpantau.
“Pelaku memanfaatkan keramaian malam Idul Fitri. Dengan berpura-pura sebagai juru parkir, mereka berusaha menguasai situasi dan mencari kesempatan untuk mengambil kendaraan warga,” ujar AKP Heri Wiyono, Sabtu (21/3/2026).
Gagal di Motor Ketiga
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, komplotan ini ternyata telah berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor dari lokasi yang sama sebelumnya. Namun, keberuntungan JL terhenti saat ia mencoba mengeksekusi motor ketiga.

Aksi pelaku terbongkar setelah keluarga korban menaruh curiga pada gerak-gerik JL yang hendak membawa motor tanpa izin. Keluarga korban langsung berteriak meminta pertolongan, sehingga massa dan petugas di sekitar lokasi berhasil mengamankan pelaku sebelum sempat melarikan diri.
Dua Pelaku Lain Buron
Saat ini, JL telah mendekam di sel tahanan Polsek Serang untuk menjalani proses hukum. Sementara itu, dua rekan pelaku yang identitasnya sudah dikantongi polisi masih dalam pengejaran (DPO).
“Kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh komplotan ini diamankan,” tegas AKP Heri.
Pihak kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada saat memarkirkan kendaraan di tempat umum, terutama di pasar tradisional saat momen hari besar. Penggunaan kunci ganda dan memastikan kendaraan diparkir di kantong parkir resmi sangat disarankan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serupa.









Tinggalkan Balasan