
JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan jaminan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H.
Kepastian ini disampaikan Bahlil setelah memimpin rapat koordinasi dengan PT Pertamina (Persero) dan melakukan peninjauan ke sejumlah infrastruktur vital energi. Ia menegaskan bahwa ketahanan stok nasional berada di level yang sangat mencukupi untuk melayani jutaan pemudik.
Ketahanan Stok Di Atas Rata-Rata
Berdasarkan data kementerian, rata-rata ketahanan stok BBM nasional saat ini berada pada kisaran 20 hingga 30 hari. Pemerintah juga telah menyiagakan cadangan tambahan di titik-titik krusial yang diprediksi mengalami kepadatan, seperti Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.
“Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying. Saya pastikan stok BBM dan LPG aman serta tersedia di seluruh SPBU maupun agen penyalur hingga ke pelosok daerah,” tegas Bahlil Lahadalia.
Layanan Tambahan di Jalur Mudik
Untuk mengantisipasi hambatan distribusi akibat kemacetan, Bahlil menginstruksikan Pertamina untuk menyiagakan layanan khusus, di antaranya:

-
SPBU Kantong: Mobil tangki yang bersiaga di lokasi rawan macet untuk pengisian cepat.
-
Motorist: Layanan antar BBM nonsubsidi menggunakan sepeda motor bagi kendaraan yang terjebak macet.
-
Kios Pertamina Siaga: Penyediaan BBM kemasan di rest area tipe B atau titik pemberhentian sementara.
Bahlil menambahkan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) akan bekerja 24 jam penuh untuk memantau pergerakan stok secara real-time guna memastikan tidak ada kekosongan di lapangan selama masa mudik dan balik Lebaran 2026.









Tinggalkan Balasan