BEKASI – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu dan lokal sejak Sabtu malam hingga Minggu (8/3/2026) mengakibatkan banjir besar melanda Kota Bekasi. Berdasarkan data terkini, sebanyak 10 wilayah di Kota Bekasi dilaporkan terendam banjir dengan titik terparah berada di wilayah Jatiasih.

Ketinggian air yang merendam pemukiman warga bervariasi, namun di beberapa perumahan di kawasan Jatiasih, air dilaporkan hampir menyentuh ketinggian 2 meter akibat luapan Kali Bekasi dan Kali Cileungsi-Cikeas.

Jatiasih Jadi Titik Terparah

Kawasan perumahan yang berada di bantaran sungai, seperti Vila Nusa Indah dan sekitarnya, menjadi wilayah yang paling terdampak. Air mulai naik dengan cepat pada dini hari saat sebagian besar warga sedang beristirahat.

Salah satu warga Jatiasih, Rudi (42), mengungkapkan bahwa banjir kali ini datang sangat cepat sehingga banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

“Air naik cepat sekali sejak jam 3 pagi. Di depan rumah saya sudah hampir 2 meter, motor dan barang elektronik tidak sempat naik ke lantai atas. Sekarang kami fokus mengungsi dulu,” ujar Rudi di lokasi evakuasi.

BPBD Kerahkan Personel Evakuasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi telah menerjunkan tim reaksi cepat ke 10 titik banjir untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak di dalam rumah. Perahu karet dikerahkan di wilayah Jatiasih dan Rawalumbu yang memiliki kedalaman air cukup tinggi.

Pihak BPBD Kota Bekasi menyatakan bahwa banjir ini merupakan kombinasi dari curah hujan lokal yang ekstrem dan kiriman air dari wilayah Bogor.

“Kami sudah menyiagakan personel di seluruh titik terdampak. Fokus utama kami adalah evakuasi lansia, anak-anak, dan orang sakit. Saat ini ketinggian air di Jatiasih memang yang paling signifikan, mendekati 200 sentimeter di titik terendah,” jelas perwakilan BPBD dalam keterangannya.

Daftar Wilayah Terdampak

Selain Jatiasih, beberapa wilayah lain yang terendam banjir meliputi:

  • Rawalumbu: Genangan di sejumlah perumahan mencapai 1 meter.

  • Bekasi Barat: Wilayah pemukiman padat penduduk terendam sekitar 50-80 cm.

  • Bekasi Timur: Beberapa ruas jalan utama dan gang pemukiman lumpuh akibat luapan drainase.

  • Medansatria dan Pondok Gede: Terpantau banjir menggenangi akses jalan dan rumah warga.

Himbauan Waspada Penyakit dan Listrik

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga di lokasi pengungsian untuk tetap menjaga protokol kesehatan guna menghindari penyebaran penyakit pascabanjir. Selain itu, warga diminta memastikan aliran listrik di rumah masing-masing telah padam untuk menghindari insiden korsleting listrik.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih terus bersiaga di lapangan mengingat cuaca mendung masih menyelimuti wilayah Bekasi dan sekitarnya, yang berpotensi membawa hujan susulan.