oleh

Ketua Dewan Pers: Industri Media Boleh Goyah, Tapi Jangan Berhenti Suarakan Nasib Rakyat Kecil

banner 468x60

JAKARTA – Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, melontarkan kritik sekaligus ajakan keras bagi seluruh insan pers di Indonesia untuk tidak melupakan marwah aslinya sebagai penyambung lidah rakyat. Di tengah badai ekonomi yang memicu gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di berbagai perusahaan media, pers diminta tetap konsisten menyuarakan isu-isu masyarakat yang terpinggirkan.

“Sekarang ini problem pers untuk survive ekonomi memang nyata, di mana-mana terjadi PHK. Namun, kepedulian pada nasib rakyat yang terpinggirkan harus lebih banyak disuarakan,” tegas Komaruddin di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

banner 336x280

Sentilan “No Viral, No Justice”

Komaruddin menyoroti fenomena sosial di mana keadilan baru datang setelah sebuah kasus menjadi viral di media sosial. Ia mencontohkan tragedi pilu seorang siswa SD yang nekat mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli alat tulis. Menurutnya, peristiwa ini adalah alarm bagi pers untuk tidak membiarkan kemiskinan struktural tenggelam begitu saja.

Baca Juga  Penghambatan Pers di Dapur MBG Menes Tuai Kecaman Basar Solidaritas Rakyat, Desak DPRD Audit SPPG

“Kan ada ungkapan ‘no viral, no justice’. Kalau sudah ramai baru diperhatikan. Tapi kalau hanya satu kasus dan sepi pemberitaan, nanti dilupakan lagi. Di sinilah peran pers untuk terus mengingatkan,” tambahnya.

Kritik terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pers juga menyoroti ketimpangan sosial yang masih berbentuk piramida. Ia mengkritik pertumbuhan ekonomi yang hanya dirasakan oleh kelompok kaya, sementara masyarakat lapisan bawah tetap jalan di tempat.

Baca Juga  Unggah Ajakan Nobar Film 'Pesta Babi', Jurnalis Kalteng Diancam Disiram Air Keras

Pers diharapkan menjalankan peran strategisnya sebagai pengawas sosial agar pembangunan nasional benar-benar dirasakan merata dan melahirkan kebijakan yang lebih berpihak pada wong cilik.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *