oleh

Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp750 Juta untuk Temukan Aman Yani, Buron Kasus Indramayu

banner 468x60

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi mengumumkan sayembara terbuka dengan hadiah fantastis sebesar Rp750 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan keberadaan Aman Yani. Sosok Aman Yani mendadak menjadi sorotan publik setelah namanya terseret dalam pusaran kasus pembunuhan berencana satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.

Langkah ini diambil oleh Dedi Mulyadi setelah melakukan pertemuan langsung dengan keluarga Aman Yani untuk menggali informasi. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Dedi memperlihatkan foto Aman Yani guna membantu masyarakat mengenali pria misterius yang telah dinyatakan hilang oleh pihak keluarganya sejak tahun 2016 lalu.

banner 336x280

“Kalau ada yang menemukan Pak Aman Yani, saya akan berikan juga uang Rp750 juta. Silakan bawa kembali Pak Aman Yani ke Indramayu,” ujar Dedi Mulyadi tegas.

Misteri Dana Pensiun Rp400 Juta dan Tuduhan Otak Pembunuhan

Nama Aman Yani mencuat ke permukaan setelah disebut secara lantang oleh terdakwa Ririn Rifanto dalam persidangan. Ririn mengklaim bahwa dirinya bukanlah pelaku utama, melainkan menuduh Aman Yani sebagai otak atau dalang di balik pembunuhan keji yang menewaskan lima anggota keluarga Haji Sahroni. Kendati demikian, pernyataan Ririn ini sempat dibantah oleh terdakwa lainnya, Priyo Bagus Setiawan.

Baca Juga  Soroti Tingginya Pengangguran, GP Ansor Jabar Kritik Setahun Kepemimpinan Dedi Mulyadi

Kejanggalan dalam kasus ini semakin menguat seiring terungkapnya fakta mengenai aliran dana. Uang pensiun milik Aman Yani—yang diketahui merupakan mantan Manajer Komersial Bank BJB—sebesar Rp400 juta diduga telah dicairkan secara sepihak oleh terdakwa Ririn menggunakan surat kuasa khusus.

Menanggapi carut-marut kasus tersebut, Dedi Mulyadi bahkan melempar tawaran khusus jika Aman Yani sebenarnya masih hidup dan bersedia pulang secara sukarela untuk memberikan kesaksian jujur di hadapan penyidik.

“Pak, Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta, saya tambahin menjadi Rp750 juta deh. Saya kasih buat Bapak, tapi Bapak balik ke Indramayu, temui istri, anak-anak, dan keluarga,” ucap Dedi membujuk.

Baca Juga  Kasus Penculikan Anak di Bogor Marak, Pria Berhelm Incar Siswi SD Saat Jajan Es Krim!

Pihak Keluarga Buka Suara dan Dukung Proses Hukum

Di sisi lain, pihak keluarga mengaku sudah kehilangan kontak sepenuhnya dengan Aman Yani selama satu dekade terakhir. Perwakilan keluarga, Uyat Suratman, menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak mengetahui apakah Aman Yani saat ini masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Meski terpukul dengan tuduhan yang beredar, pihak keluarga menyatakan sikap kooperatif dan mendukung penuh aparat kepolisian untuk memeriksa Aman Yani demi mendapatkan titik terang hukum.

“Kalau memang benar Pak Aman itu pelaku dan jadi tersangka, silakan proses secara hukum. Biar istilahnya kami sekeluarga tidak perlu capek-capek mencari lagi,” tutur Uyat.

Hingga saat ini, misteri keberadaan Aman Yani terus menjadi fokus penyelidikan pihak berwajib. Publik pun diharapkan dapat melaporkan informasi sekecil apa pun kepada kepolisian terdekat atau pihak terkait demi menguak tabir pembunuhan berantai di Indramayu ini.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed