
TANGERANG – Kebakaran hebat kembali melanda kawasan padat penduduk di Kota Tangerang. Kali ini, si jago merah melahap lapak rongsokan, tiga ruko, dan lima kontrakan di kawasan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, pada Rabu (7/1/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.51 WIB ini sempat membuat panik warga dan para pedagang sekitar yang berhamburan menyelamatkan barang dagangan mereka.
Penyebab Kebakaran: Kelalaian Bakar Sampah Kabel
Berdasarkan keterangan Danru 2 UPT Damkar Ciledug, Rahman Yahya, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian manusia. Api bermula dari aktivitas pekerja di lapak rongsokan yang sedang membakar sisa kulit kabel.
Nahas, api tersebut dengan cepat membesar dan menyambar tumpukan material plastik serta barang mudah terbakar lainnya di lokasi kejadian. Kobaran api yang tak terkendali akhirnya merembet hingga ke pemukiman warga di belakang ruko.

“Api menyebar cepat ke ruko berisi material plastik. Di bagian belakang juga ada sekitar lima rumah warga (kontrakan) yang terdampak,” ujar Rahman.
11 Mobil Damkar Dikerahkan
Untuk menjinakkan api, sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Armada tersebut merupakan gabungan dari BPBD Kota Tangerang (8 unit), Damkar Tangerang Selatan (2 unit), dan bantuan dari Damkar DKI Jakarta (1 unit).
Sebanyak 30 personel petugas berjibaku selama kurang lebih dua jam hingga api berhasil dipadamkan dan masuk tahap pendinginan.
Lalu Lintas Lumpuh dan Korban Sesak Nafas
Insiden ini menyebabkan Jalan Raya Parung Serab ditutup total untuk memudahkan akses mobil pemadam. Akibatnya, kemacetan panjang tak terhindarkan dari arah Kota Tangerang menuju Tangerang Selatan maupun sebaliknya.
Meski tidak ada korban jiwa, asap hitam pekat menyebabkan seorang warga mengalami gangguan pernapasan serius. Korban segera dievakuasi oleh PMI Kota Tangerang ke rumah sakit terdekat setelah mendapatkan bantuan oksigen.
Hingga kini, total kerugian materiil akibat kebakaran di Ciledug ini masih dalam proses pendataan pihak berwenang.









Tinggalkan Balasan