JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) RI mengusulkan perluasan sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga kelompok rentan lainnya. Pemerintah mendorong agar para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas turut menjadi penerima manfaat dalam program nasional tersebut.

Langkah ini diambil guna memastikan pemenuhan gizi yang merata bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dukungan nutrisi secara berkelanjutan.

Inklusi Kelompok Rentan dalam Program Nasional

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa lansia dan penyandang disabilitas memiliki kebutuhan nutrisi yang spesifik dan mendesak. Ia menilai integrasi kedua kelompok ini ke dalam skema MBG akan memperkuat sistem perlindungan sosial nasional.

“Kami terus berkoordinasi agar program Makan Bergizi Gratis ini bisa menjangkau lansia dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Mereka adalah kelompok yang sangat membutuhkan asupan gizi yang terjaga kualitasnya,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).

Menurut Gus Ipul, dukungan gizi bagi lansia sangat penting untuk menjaga kemandirian dan kesehatan di usia senja, sementara bagi penyandang disabilitas, hal ini berkaitan erat dengan hak atas kesejahteraan hidup.

Mekanisme Distribusi dan Sinkronisasi Data

Kemensos saat ini tengah mematangkan sinkronisasi data melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar penyaluran makanan nantinya tepat sasaran. Berbeda dengan anak sekolah yang mendapatkan jatah di lembaga pendidikan, skema untuk lansia dan disabilitas kemungkinan besar akan melibatkan komunitas lokal atau sistem pengantaran langsung ke rumah (home delivery).

Pihak Kemensos juga menekankan beberapa poin penting dalam usulan ini:

  • Kesesuaian Menu: Menu makanan harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan lansia (misalnya rendah gula atau garam).

  • Pemberdayaan Masyarakat: Melibatkan kelompok masyarakat atau UMKM lokal dalam penyediaan makanan guna menggerakkan ekonomi desa.

  • Pengawasan Ketat: Memastikan kualitas makanan tetap higienis dan bergizi hingga ke tangan penerima.

Harapan Peningkatan Kualitas Hidup

Melalui perluasan program ini, pemerintah berharap angka malnutrisi pada lansia dapat ditekan secara signifikan. Program MBG diharapkan menjadi solusi komprehensif bagi keluarga prasejahtera yang selama ini kesulitan memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi anggota keluarga mereka yang lansia atau disabilitas.

Rencana perluasan ini akan terus dibahas bersama kementerian terkait dan Badan Gizi Nasional untuk memastikan kesiapan anggaran serta teknis pelaksanaan di lapangan pada tahun anggaran 2026 ini.