TANGERANG  – Insiden kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan restoran yang berlokasi di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa (17/3/2026) malam. Material bangunan yang didominasi bambu dan kayu membuat api dengan cepat meratakan seluruh area restoran.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Menurut kesaksian warga di lokasi, kobaran api disertai asap hitam pekat membumbung tinggi dan dapat terlihat jelas dari kejauhan. Selain itu, sempat terdengar beberapa kali suara letupan dari dalam area bangunan yang terbakar.

Besarnya kobaran api sempat memicu kepanikan bagi pengguna jalan. Material sisa pembakaran yang ringan dilaporkan beterbangan hingga ke badan Jalan Raya Puspiptek, sehingga warga sekitar terpaksa mengimbau pengendara untuk menjauh demi menghindari risiko kecelakaan.

“Apinya tadi muncul pertama dari bagian dapur,” ujar Tias, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian saat api mulai membesar.

Upaya Pemadaman Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bergerak cepat dengan mengerahkan kekuatan penuh. Total sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas Damkar Tangsel, Omay Komarudin, mengonfirmasi bahwa armada yang dikerahkan merupakan gabungan dari unit internal dan bantuan wilayah tetangga.

“Kami kerahkan sembilan unit dari Tangsel dan mendapat bantuan dua unit tambahan dari Pos Parung, Kabupaten Bogor. Total ada sekitar 40 personel yang berjibaku di lapangan,” jelas Omay pada Rabu (18/3/2026) dini hari.

Meski terkendala material bangunan yang sangat mudah terbakar, petugas berhasil melakukan lokalisir api sehingga tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api (hidden fire) yang tersisa.

Pihak kepolisian dan instansi terkait masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti munculnya api serta total kerugian materiil yang dialami pemilik restoran. Beruntung, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah tersebut.